Site Statistics





Add to Technorati Favorites

Jimmy Sun Rank TwitterCounter for @jimmysun Jimmy Sundjaja's Facebook profile

web hosting indonesia



Rumitnya Jakarta

Akhirnya pulang Bandung juga, bisa internetan lagi :clap: Sebetulnya kemarin waktu di Jakarta ada warnet di depan hotel, tapi sudah kecapekan, jadi langsung pergi ke pulau kapuk saja :D

Cerita tentang Jakarta, sudah 2 minggu ini saya 3 kali bolak-balik Jakarta. Yang pertama ke Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk jemput saudara yang datang dari luar negeri. Minggu depannya kembali ke bandara untuk mengantar mereka pulang lagi. Dan beberapa hari kemarin untuk ikutan training.

Selama ini saya sering sekali mendengar bahwa kalau tidak tahu jalan di Jakarta, jangan sampai salah keluar tol, nantinya pasti pusing! Ini terjadi pada saya :( Waktu jemput ke bandara, saya nyetir mobil dan tidak ada masalah sama sekali. Dari Bandung ke bandara dan pulang lagi ke Bandung dapat saya lalui dengan lancar, karena kalau ke Jakarta, saya memang cuma tahu jalan ke Bandara dan pulang ke Bandung lagi :whistling:

Nah, waktu mengantar ke bandara, saya tidak nyetir mobil, tapi pakai sopir. Si sopir tidak tahu jalan ke bandara. Saya bilang tidak masalah, karena saya tahu jalan ke bandara. Karena saya sombong, saya tidak begitu memperhatikan jalan. Setelah keluar tol Halim dan masuk jalur Tanjung Priok, perasaan saya ambil jalur kanan terus untuk sampai ke bandara. Padahal harusnya ada 1 kali ambil jalur kiri, setelah itu baru lurus terus sampai ke ujung yang ujungnya adalah bandara :blush:

Waktu akan lewat belokan itu, si sopir bertanya, “Ini belok kiri kan pak?” Saya menjawab, “Gak.. lurus aja terus.” Dan begitu melewati plang (tanda) tol yang menunjukkan Bandara adalah belok kiri, saya langsung kaget dan minta sopir untuk langsung keluar tol. Saya khawatir sekali bakal telat sampai di bandara dan saudara saya ketinggalan pesawat. Saya minta maaf pada sopir dan minta tolong dia untuk bertanya-tanya pada orang-orang di jalan.

Setelah berputar-putar tidak karuan selama sekitar 10 menit, kami bertanya lagi pada seorang bapak. Untunglah si bapak ini sangat baik hati. Beliau langsung mengambil motornya dan meminta kami untuk mengikutinya. Beliau menuntun kami melewati jalan yang sangat kecil dan masuk kolong jembatan sampai akhirnya kami tiba di depan jalur untuk masuk tol yang menuju bandara lagi. Ah.. saya lupa menanyakan nama si bapak itu. Terima kasih banyak ya pak! Akhirnya kami dapat cepat sampai di bandara dan semuanya lancar :thumb5:

Nah, yang terakhir adalah waktu training kemarin. Karena buta jalan dalam kota di Jakarta, saya memutuskan tidak bawa mobil. Dari Bandung naik XTrans di Cihampelas, lalu sesampai di Jakarta, saya naik taksi. Ke mana-mana naik taksi saja. Ternyata jalanan di Jakarta memang rumit ya.. belum lagi macetnya. Rasanya di mana-mana macet! Jarang sekali taksi bisa jalan lancar, kecuali malam hari.

Bandung yang kata orang rumit, ternyata tidak serumit Jakarta. Yah, setidaknya untuk saya yang orang Bandung. Kalau orang Jakarta yang tidak tahu Bandung, kemungkinan besar akan bilang bahwa Bandung lebih rumit dari Jakarta. Segala sesuatu pasti akan rumit kalau kita tidak mengerti atau mengetahuinya, kan? Kalau sudah tahu dan mengerti, tidak akan rumit lagi deh :thumb1: I love Bandung!!

71 Responses to Rumitnya Jakarta

Leave a Reply