Akhirnya setelah melalui perjuangan yang cukup berat, operasi gigi saya berhasil juga. Operasi cabut gigi lanjutan ini berlangsung lebih lama, 1,5 jam.

Saya sudah takut tidak mempan dibius lagi, tapi ternyata dengan menggunakan obat bius yang lebih ringan, efek biusnya lebih bagus buat saya. Aneh ya? :?: Walaupun begitu, tetap dokter harus berhenti berkali-kali karena saya kesakitan.

Karena gigi yang dicabut adalah gigi bawah paling ujung yang tumbuhnya miring, sehingga sulit dicabut karena terhalang gigi sebelahnya yang tumbuh tegak lurus, dan karena saya sudah hampir putus asa dan kelelahan, saya bilang sama dokter supaya gigi yang menghalangi itu ikut dicabut juga. Dokter gigi saya baik sekali, dia tidak ingin mengorbankan gigi saya yang lainnya. Tapi toh akhirnya dia mengabulkan permintaan saya, mungkin tidak tega juga melihat penderitaan saya setiap kali gigi ujung itu diungkit.

Saya berulang kali bertanya pada dokter, “Masih jauh gak dok? Masih lama?” Dan begitu dokter bilang, “Dapet Jim!”, rasanya hati ini lega sekali :D Ternyata yang membuat saya terus kesakitan adalah karena gigi itu menempel pada tulang dengan sangat keras sekali, sehingga setiap kali gigi diungkit, tulangnya ketarik. Ini juga yang membuat dokter agak kesulitan mencabutnya. Dokter mengatakan bahwa tulang saya sangat keras sekali.

Tapi syukurlah semuanya sudah berakhir. Sekarang tinggal menunggu bengkaknya hilang, dan kadang masih sakit juga.. Oh ya, giginya saya bawa pulang lho buat kenang-kenangan, tapi belum dibersihkan, masih ada darahnya, jadi belum difoto.. ntar aja ya dipajangnya :grin3:

Category: Personal | Tags: