Penipuan melalui telepon dan handphone rupanya masih marak. Entah sudah berapa banyak korbannya. Kalau penipuan melalui SMS, saya sering dapat, dan langsung saya hapus. Tapi kalau ditelepon langsung sama si penipu, saya baru sekali mengalaminya.. tadi siang! :angry:

Ceritanya, tadi siang handphone saya bunyi. Ah.. ada yang nelepon juga :embarassed: Nomor saya yang ditelepon adalah nomor XL, dan si penelepon juga pakai nomor XL. Di ujung sana terdengar suara seorang lelaki yang sangat sopan, bahkan lebih sopan daripada para telemarketing kartu kredit itu lho.. saya pikir pasti mau menawarkan produk.

Tapi ternyata dia tidak menawarkan produk, melainkan memberitahukan kepada saya bahwa saya menang undian yang diundi tadi malam. Lalu dia menyebutkan dengan pelan-pelan nomor handphone saya. Saya pun iya iya saja, dan di sini saya sudah tahu bahwa ini pasti upaya penipuan.

Saya pikir, nekat dikit ah, pengen tau dia mau minta apa, sambil terus berharap dalam hati supaya saya tidak kena hipnotis :grin2: Selesai menyebutkan nomor handphone saya, dia menanyakan, “Nomor ini terdaftar atas nama bapak siapa?” Saya jawab, “Jimmy.” Mungkin kurang jelas, dia tanya lagi, “Maaf pak nomor ini terdaftar atas nama siapa?” Saya jawab lagi, “Dulu kan saya sudah registrasi data saya waktu saya aktifasi kartu ini, harusnya Bapak punya data saya kan?” Saya menjawab dengan ramah :tongue2:

Begitu selesai kalimat saya tadi, telepon langsung ditutup. Tuh, bener kan, ini mah mau nipu! Padahal sebenarnya saya masih pengen tahu dia mau minta apa. Mungkin harusnya saya ladenin dulu pertanyaan dia ya, tapi sudahlah, yang penting saya tidak kena tipu :thumb5:

Category: JokesPersonal | Tags: