Sejak kena sakit gigi kemarin, terus terang semangat ngeblog turun drastis, lantaran tiap hari masih suka sakit, walaupun sakitnya tidak separah waktu itu. Pengennya cepat-cepat beres operasi supaya sakitnya cepat hilang. Tadinya saya mau dioperasi hari Jumat kemarin, tapi lantaran dokternya ada acara ke luar kota, jadi saya jadwal ulang Jumat depan. Kenapa harus Jumat? Karena Sabtu dan Minggu kan libur, jadi kalau sampai bengkak, saya bisa istirahat saja di rumah.

Nah, sekarang kembali ke topik sesuai judul. Belum waktunya berpisah, pisah sama siapa? Sama handphone Nokia 1265 CDMA saya :grin2: Ceritanya begini, 2 hari yang lalu, pulang dari kantor sekitar jam setengah 8 malam, saya mampir dulu ke rumah klien sebentar. Kebetulan di dekat rumah klien itu ada tukang jualan buah. Sambil pulang saya pun mampir di tukang buah buat beli pepaya.

Waktu nunggu pepaya dibungkus, handphone Flexi saya berdering, ternyata si boss nelepon. Sesudah nelepon, entah bagaimana, handphone yang satu legi berdering :angry: Mungkin karena buru-buru, handphone murah Nokia 1265 CDMA (the next handphone sejuta umat? :mrgreen: ) yang saya pakai buat Flexi tadi tidak tersimpan dengan benar di saku saya. Kebetulan juga waktu itu saya naik motor.

Beres nelepon, saya langsung pulang. Di rumah, waktu ngosongin kantong celana, saya baru sadar bahwa handphone Flexi tadi tidak ada. Saya khawatir jatuh di jalan. Langsung deh kebayang repotnya besok harus datang ke Flexi Center buat minta SIM Card baru, belum lagi banyak orang yang sudah tahu nomor flexi saya yang ini.. ah.. ribet lah! Dan yang paling parah, kudu beli handphone lagi :sad:

Tadinya sudah mau nyerah dan pasrah saja. Tapi akhirnya saya memutuskan kembali ke tukang buah. Siapa tahu jatuhnya dekat sana. Kalau sudah tidak ada ya sudahlah, yang penting usaha dulu. Saya pun kembali ke sana, ketika sudah dekat tukang buah, saya jalan perlahan sambil memperhatikan jalanan, siapa tahu handphone saya itu tergeletak di pinggir jalan. Tapi ternyata tidak ada..

Tapi begitu saya sampai di tukang buah, saya lihat benda kecil berwarna biru itu, handphone saya, tergeletak di depan toko si tukang buah! Saya sangat bersyukur kembali. Saya bersyukur tidak ada orang yang lewat yang mengambil handphone saya, mungkin karena hari sudah malam sehingga tidak banyak orang yang lewat. Saya bersyukur tidak perlu beli handphone lagi. Saya bersyukur tidak perlu ribet mengurus ke Flexi Center. Saya bersyukur kejadiannya di malam hari. Saya bersyukur untuk semuanya!

Yah, kalau memang belum waktunya berpisah, walaupun harus dengan usaha ekstra, pasti akan kembali lagi pada kita. :salute:

Category: Personal | Tags: