Setelah cukup lama bertahan belum mau pakai BlackBerry (BB), akhirnya saya menyerah juga ;-) Keadaan makin lama makin mengharuskan saya pakai BB. Klien-klien 95% sudah pakai BB, dan banyak dari mereka yang minta pin BB saya ketika berkomunikasi via SMS :) So, dengan mengusung ilham “demi bisnis dan pekerjaan”, maka saya pakai BB :thumb1:

Ada cerita lucu sebelum saya pakai BB. Di kantor, teman-teman juga sudah banyak yang pakai BB. Ketika mereka menyuruh saya pakai BB, karena saya belum mau, saya berkilah, “Nantilah, kalau Pak X sudah pakai BB.” Bapak X (tidak saya sebutkan nama aslinya ya) adalah salah seorang senior di kantor saya, yang kecil kemungkinannya pakai BB. Ternyata, bulan lalu beliau mendapatkan bonus dari atasannya, dan bonusnya adalah BB! :grin2:

Saya masih berkilah satu kali lagi, “Nanti aja pakai BB, kalau si Y sudah pakai BB.” Nah, si Y ini adalah teman sekantor di divisi saya yang belum pakai BB selain saya, jadi tinggal saya dan si Y yang belum pakai BB. Ternyata tidak lama kemudian si Y beli BB :lol:

Wah, saya tidak bisa berkilah lagi, dan kebetulan keadaan sudah cukup mendesak untuk saya pakai BB, maka saya pun memutuskan pakai BB. Kebetulan lagi, kakak saya mau ganti BB nya yang Gemini ke Onyx, jadi saya belilah Gemini dia dengan dicicil :wink2: dan saya pun pakai BlackBerry!

Memang terasa setelah pakai BB komunikasi dengan klien lebih lancar dan murah karena tidak perlu telepon dan SMS lagi. Saya pun bisa online secara mobile 24 jam dengan lebih murah, bisa twitteran, YMan, dan ngaskus di mana saja :thumb5: Tapi tetap harus jaga diri jangan sampai ini BB malah dipakai just for fun, karena tujuan utamanya adalah untuk pekerjaan.

Oh ya, bagaimana dengan Motorola Q9h saya? Oh.. masih saya pakai koq, belum ada yang bisa menggantikannya untuk saat ini :love:

Category: Personal | Tags: