Review Flexi EVDO
Sudah 3 hari ini saya menggunakan Flexi EVDO untuk koneksi internet di rumah. Sebelumnya saya sempat mencoba AHA – yang awalnya yang cukup memuaskan, tapi kemudian berubah menjadi tidak memuaskan karena kecepatannya yang terjun bebas setelah kena Fair Usage Policy – dan kemudian beralih ke SmartFren.
Beberapa bulan menggunakan SmartFren, saya cukup puas. Kecepatannya stabil dan tidak ada yang namanya Fair Usage Policy (FUP) itu. Namun beberapa minggu ini, koneksi SmartFren sangat tidak stabil, terutama malam hari lebih banyak putusnya daripada nyambungnya
Mungkin karena SmartFren sedang konsentrasi di EVDO Rev. B, maka jaringan EVDO Rev. A-nya yang sudah ada jadi terganggu. Tidak kuat menahan stress setiap malam, saya mencari alternatif lain.
Nah, kebetulan belakangan saya sering melihat dan mendengar iklan Flexi EVDO di jalanan dan juga di radio. Mulailah saya mencari info tentang Flexi EVDO ini, dan ternyata walaupun sudah iklan, sampai saat ini masih belum launching, agak sulit juga mencari informasinya. Bahkan di website Telkom Flexi sendiri masih belum ada informasi tentang Flexi EVDO ini, yang ada adalah Flexi Mobile Broadband yang menggunakan teknologi EVDO (sama gak sih ini produknya?). Setelah saya tanya ke tempat saya dulu beli modem, ternyata dia sudah jual kartu perdana Flexi EVDO ini. Harga kartunya Rp 50 ribu
, kemudian isi ulang Rp 50 ribu, bisa internetan selama 2 bulan unlimited. Masih belum jelas tentang paket-paketnya (kalau ada), apakah ada FUP atau tidak dan hal-hal lainnya.
Koneksi Flexi EVDO
Berbeda dengan AHA dan SmartFren yang tinggal colok modem, load software (kalau sudah install) dan langsung connect, di Flexi EVDO kita harus mengisi username dan password yang didapat setelah mengirimkan SMS untuk mendaftarkan paket Flexi EVDO unlimited 60 hari. Setelah setting selesai, langsung connect tidak ada masalah.
Bagaimana kecepatan dan kestabilan Flexi EVDO? Kalau lihat gambar di samping sepertinya agak mengkhawatirkan ya?
Tapi buat saya kecepatan browsingnya cukup memuaskan. Website-website dapat terbuka dengan cukup cepat. Saya coba download file menggunakan Internet Download Manager, pernah bisa menembus 100 kbps, kadang bisa stabil di sekitar 70 kbps, tapi lebih banyak stabil di sekitar 40 kbps. Si penjual modem mengatakan dia pernah bisa download sampai 200 kbps. Mungkin tergantung lokasi dan kualitas sinyal juga ya? Tapi di rumah saya sinyalnya full lho. Oh ya, lokasi saya di Bandung.
Untuk stabilitas Flexi EVDO, ini yang menurut saya masih kurang. Kadang-kadang ada website yang loading terus, setelah dir-refresh baru terbuka dengan cepat. Beberapa kali saya mengalami putus koneksi, kalau nge-ping dapatnya Request timed out terus, walaupun si modem masih connect. Tinggal disconnect lalu connect lagi, dan internet pun hidup lagi
. Tapi yang aneh, koneksi semakin sering putus kalau saya download file besar menggunakan Internet Download Manager.
Kesimpulan saya, Flexi EVDO sudah cukup baik, walaupun masih butuh pembenahan / perbaikan. Saya masih maklum koq karena saat saya menulis postingan ini statusnya kan sebetulnya masih uji coba, belum betul-betul launching. Salah satu hal yang sering dikhawatirkan oleh pengguna internet di Indonesia adalah semakin banyak pelanggan sebuah provider internet, maka koneksinya akan semakin hancur. Untuk Flexi EVDO (dan untuk provider-provider lainnya juga), semoga ke depannya koneksinya semakin bagus, kencang dan stabil walaupun penggunanya bertambah banyak.
Category: Internet | Tags: aha • download • evdo • flexi • Internet • smartfren • telkom



Intinya kalau sudah melihat video tadi, kita seharusnya berpikir 2 kali untuk ber-SMS, atau BBM pada saat mengemudi. Tindakan itu berbahaya sekali, sudah banyak kecelakaan yang terjadi karena pengemudinya mengemudi sambil SMS-an.
Ranking Alexa menunjukkan seberapa banyak traffic yang masuk ke sebuah website. Ah.. tampaknya saya tidak usah menulis banyak lagi tentang Alexa ini, karena dia sudah sangat terkenal, terutama di kalangan internet marketer. Walaupun sering disebut-sebut kurang akurat, suka tidak suka ranking Alexa ini berpengaruh terhadap penilaian sebuah website. Semakin kecil ranking Alexa website / blog Anda, semakin berharga website / blog Anda tersebut, dan semakin banyak pengiklan yang ingin beriklan di website / blog Anda, akhirnya semakin banyak uang yang masuk ke kantong Anda. Jadi si Alexa harus dibuat seramping dan se-sexy mungkin.
Tapi harap diingat bahwa ranking Alexa ini bukan satu-satunya variabel penilaian lho.
Turunnya sedikit-sedikit tapi konstan / stabil. Sekali lagi disclaimer dari saya: terlepas dari apakah Anda setuju atau tidak, cara ini selalu berhasil untuk saya dan seharusnya bisa juga berhasil untuk Anda.
tapi kami kedatangan sebuah Nintendo Wii. Walaupun sebetulnya sangat telat karena Nintendo Wii sudah keluar bertahun-tahun yang lalu, tapi menurut saya waktunya tepat karena anak saya yang sudah menginjak usia 5 tahun sudah bisa ikut main video game ini. Game favoritnya, yang merupakan game favorit saya juga, adalah Mario Kart
Kalau dihitung kasar, dengan hard disk 320 GB, dan isi 1 DVD adalah 4,7 GB, maka hanya dapat masuk kurang lebih 68 game. Tapi ternyata jumlah game yang masuk bisa jauh lebih banyak karena ternyata game Nintendo Wii kebanyakan kurang dari 4,7 GB. Ada game yang hanya beberapa ratus megabyte saja, bahkan ada mini game yang hanya beberapa puluh megabyte.
Saya cuma tahu cara memasukkan game-nya ke dalam hard disk lalu memainkannya saja
Kalau Anda punya Nintendo Wii dan ingin bisa memainkannya memakai hard disk, maka Wii Anda harus dimodifikasi. Wii yang saya beli memang sudah dimodifikasi oleh penjualnya.



pie susu enaknya! 

