Tadi pagi saya naik lift dari lantai dasar sebuah gedung berlantai 6. Saya menuju ke lantai 4, jadi wajar dong kalau saya naik lift, capek kalau naik tangga :grin1: Kebetulan yang antri lift cukup banyak, dan saya orang terakhir yang masuk ke dalam lift, sehingga posisi saya ada di paling depan dekat pintu lift. Kondisi di dalam lift sudah cukup berdesakan. Tombol-tombol di lift yang sudah ditekan adalah tombol untuk lantai 4, 5,dan 6.

Lift pun naik 1 lantai, lalu berhenti, dan pintunya terbuka. Ada beberapa orang di lantai 1 itu yang sedang menunggu lift. Melihat lift cukup penuh, mereka tidak jadi naik lift. Tapi tiba-tiba ada seorang bapak masuk, dengan agak memaksa, sehingga lift makin berdesakan. Untung pintu lift nya masih bisa menutup dan bel tanda kepenuhan tidak berbunyi :D Lalu si bapak itu menekan tombol lift.. lantai 2

Duh.. saya pikir, kalau hanya naik satu lantai saja kenapa harus berdesakan begini? Naik tangga aja kenapa sih? Kan sehat sekalian olah raga. Dasar pemalasan! Hehehe.. Lalu saya pikir, kita memang makin malas ya, sekarang ini terlalu mengandalkan teknologi yang memang membuat hidup makin mudah. Dengan adanya lift dan eskalator, kita tidak perlu lagi terengah-engah, ngos-ngosan dan berkeringat naik tangga. Tapi tetap, kalau hanya naik 1 lantai saya masih lebih memilih naik tangga lho :mrgreen:

Bagaimana dengan Anda?

Category: Opini | Tags: