Kolesterol Normal Untuk Jantung dan Hidup Sehat

Turunkan Kolesterol Temukan Cara Bagaimana Saya Menurunkan Kadar Kolesterol Sebanyak 231 Poin dari 374 Menjadi 143 Dalam Waktu 2 Bulan.

Turunkan Kolesterol!

Ubah Ide Menjadi Uang

Professional Jobless Rahasia mengubah 1 ide menjadi produk bernilai 10 Juta Rupiah dalam waktu 7 hari!

Buat Anda yang mencari penghasilan tambahan dengan modal minim, mencari ide bisnis yang menghasilkan dll..
Professional Jobless!

WordPress Archives

Spam Menggila, Akhirnya Pakai Captcha

Saya menyerah! Setelah akismet keok dan mencoba plugin TrollGuard saran Om Oom :D ternyata spam di blog ini makin menggila saja :(

Dalam satu hari bisa masuk ratusan spam, dan anehnya, kalau sebelum ini spam-spam itu masih masuk komen yang harus dimoderasi (di-approve), mulai beberapa hari kemarin mereka langsung approved! :noidea: Entah software apa yang dipakai si spammer untuk menembus WordPress ini..

Akhirnya saya putuskan untuk mencoba memakai plugin Captcha saja. Sebetulnya kurang sreg dengan ini, tapi tidak ada cara lain lagi, ini juga sesuai dengan anjuran beberapa teman blogger. Awalnya saya ragu apakah bisa berhasil menyetop spam-spam itu, karena mereka sepertinya menembak langsung ke database WordPress blog ini.

Nah, pada saat saya memasang captcha ini, si software spammer sedang beraksi, terlihat dari komen spam yang ter-approved yang bertambah terus detik demi detik. Begitu saya aktifkan captcha ini, spam nya tidak masuk lagi! Yes!! Berhasil!! :thumb5: :thumb6: Buat teman-teman yang komen di sini, sekarang ada captcha-nya ya.. :thumb1: Duh.. semoga deh gak ada software buat nye-pam yang bisa nge-bypass captcha.. semoga..

Private WordPress

Halo semua.. wah gak terasa sudah hampir seminggu gak posting di blog ini, blogwalking juga agak berkurang nih :blush: Gara-garanya saya lagi sibuk berat oleh 3 hal! Pertama sibuk keasikan main FaceBook :grin3: Kedua saya lagi membangun niche blog setelah nonton video How to Build A Niche Blog-nya Garry Conn. Dan ketiga, saya juga lagi membangun sebuah blog berbasiskan WordPress yang khusus untuk sebuah komunitas.

Nah, menyinggung kesibukan saya yang ke-3 itu, saya sedang membuat blog yang tidak bisa dibaca oleh umum. Hanya orang-orang yang sudah terdaftar saja yang bisa masuk ke blog. Jadi setiap ada yang datang ke blog tersebut, dia tidak akan disuguhi postingan terbaru, tapi disuguhi dengan halaman Login! Members only! :thumb5:

Karena fitur ini tidak terdapat di WordPress, maka saya membutuhkan plugin. Setelah berburu plugin, saya menemukan ada 2 plugin yang cocok untuk urusan ini:

  1. Members Only
  2. Private WP

Keduanya mempunya fungsi yang sama. Hanya saja kalau dengan Private WP, anda cukup mengaktifkan pluginnya dan tidak ada settingan apa-apa lagi, langsung dia akan menampilkan halaman login, dan setelah member login akan dibawa ke Home Page.

Plugin Members Only lebih advanced. Anda dapat mengatur beberapa setting, seperti:

  • Pengunjung blog yang belum login bisa dibawa ke halaman login atau ke halaman lain sesuai pilihan anda.
  • Setelah login, member bisa anda redirect ke Home Page atau ke Dashboard.
  • Kalau seorang member yang belum login langsung mengakses ke sebuah post, dan kemudian disuguhi halaman login, setelah login ia bisa langsung di-redirect ke postingan yang ia request tadi.

Plugin ini sangat berguna untuk blog yang isi postingannya mengandung hal-hal yang bersifat rahasia yang tidak boleh diketahui oleh pihak luar, dan hanya boleh diketahui oleh anggota suatu komunitas atau perusahaan, seperti yang sedang saya buat :grin3:

Fitur Post Revision di WordPress

Ketika WordPress versi 2.6 muncul beberapa bulan lalu, dan saya coba di localhost, ada satu fitur yang membuat saya tidak jadi upgrade dan tetap menggunakan versi 2.5.1. Fitur ini buat saya sangat menyebalkan dan parahnya, tidak bisa dimatikan!

Fitur yang saya bicarakan adalah fitur post revision. Dengan fitur ini, setiap kali anda meng-edit sebuah postingan, maka WordPress akan membuat satu record di database yang isinya adalah postingan yang baru anda edit tersebut, bukannya benar-benar mengedit postingan itu.

Misalnya anda melakukan edit sebuah postingan sebanyak 5 kali, maka akan ada 5 record baru di database anda, walaupun anda hanya menambahkan satu huruf saja! Bayangkan kalau postingan itu adalah postingan yang panjang :( Fitur ini buat saya sangat tidak efisien dan memboroskan resources. Database bisa menjadi sangat gemuk dengan sangat cepat.

Di forum WordPress di sini, terjadi debat antara para pengguna WordPress dengan seorang moderator WordPress yang cukup dikenal dengan nick Otto42 dan empunya blog ottodestruct.com. Anehnya si Otto bersikeras bahwa fitur ini tidak perlu dimatikan, dia berargumen bahwa dengan komputer yang makin canggih sekarang ini, database yang besar bukan merupakan sebuah masalah. Padahal, sebagai seorang programmer, saya memiliki paham bahwa walaupun komputer sangat canggih, efisiensi pemakaian resources untuk meningkatkan performa software adalah sangat perlu. Kalau bisa hemat kenapa harus boros? Dan saya yakin sebagian besar programmer berpendapat sama dengan saya.

Nah, untuk mematikan fitur Post Revision yang tidak berguna (bagi saya) ini, ada satu plugin WordPress bernama WP-CMS Post Control.

Selain dapat mematikan fitur Post Revision, plugin ini juga dapat menyembunyikan item-item yang tidak anda inginkan ketika anda menulis postingan. Misalnya anda tidak pernah menggunakan fitur “Excerpt” dan “Custom Fields”, maka kedua fitur itu dapat anda sembunyikan sehingga tampilan halaman untuk menulis postingan menjadi lebih “bersih”.

Oh ya, untuk memakai plugin ini, sesuaikan versinya dengan versi WordPress anda. Sekarang, setelah fitur Post Revision bisa dimatikan, akhirnya saya upgrade juga ke WordPress 2.7 :thumb5:

wordpress logoKetika akan membuat PhotoBlog, saya memutuskan menggunakan subdomain saja daripada beli domain lagi, karena ini kan buat hobi saja :mrgreen: . Kebetulan WordPress versi terbaru (2.6) baru diluncurkan. Jadi saya pun memutuskan (lagi) untuk pakai WordPress 2.6 ini.

Setelah saya set subdomainnya, lalu upload WordPress 2.6, lalu saya akses http://photoblog.jimmysun.net, langsung timbul keanehan, karena yang muncul di browser bukannya instalasi WordPress, melainkan blog ini (http://www.jimmysun.net)!

Seumur-umur berkutat dengan yang namanya domain, baru sekarang menemukan kasus aneh seperti ini, yang diakses adalah subdomain, tapi yang kebuka adalah main domain. Saya cek apakah subdomain ini di-redirect, ternyata tidak. Saya pun langsung kontak support hosting saya via live chat. Mereka pasti sudah kenal saya karena sering banget kontak mereka begitu ada masalah sedikit saja :whistling:

Saya jelaskan sama si bule masalah yang terjadi, dan dia pun langsung meneruskan masalah ini ke bagian tekniknya. Tak lama kemudian saya email-emailan sama si orang tekniknya ini. Dia pun tampak kebingungan, sampai minta username dan password login cPanel saya, yah gimana lagi, supaya cepet beres saya kasih aja :fingercross:

Dia coba membuatkan redirect, tapi saya menolaknya karena saya keukeuh bahwa blog ini harus diakses dengan alamat http://photoblog.jimmysun.net, sampai setelah 8 kali saling bertukar email, dia mengatakan “please re-install your wordpress.” Di sini saya langsung berpikir jangan-jangan si WordPress yang bikin masalah.

Ternyata benar! Kalau saya akses http://photoblog.jimmysun.net/readme.html, berhasil sebagaimana mestinya, tapi kalau saya akses http://photoblog.jimmysun.net masih menuju ke http://www.jimmysun.net.

Saya coba langsung akses ke URL untuk install WordPress-nya (di dalam wp-admin), ternyata dibilang bahwa WordPress sudah terinstall! :roll: Tambah pusing deh, sudah terinstall dari mana coba?? Trus bagaimana akhirnya bisa berhasil install WordPress 2.6 nya? Caranya, saya install dulu pake WordPress 2.5.1 di subdomain itu, yang ternyata berhasil :thumb3: dan kemudian saya upgrade ke versi 2.6 menggunakan plugin Instant Upgrade.

Teman-teman ada yang install langsung WordPress 2.6 di subdomain (bukan upgrade)? Apa mengalami masalah serupa? Atau lancar-lancar saja? Hmm.. aya aya wae si WordPress teh :tongue3:

Upgrade WordPress Lagi ???

Rasanya belum lama upgrade WordPress ke versi 2.5, eh.. sekarang sudah muncul lagi versi 2.5.1. Musti upgrade lagi deh.. :sad: Memang betul sebaiknya begitu keluar versi terbaru, jangan langsung upgrade, takutnya masih berlalu buggy.

Buat yang masih pake versi 2.3.3, mendingan nunggu dulu sampai seri versi 2.5 ini bener-bener sip. Tapi buat yang sudah pake versi 2.5, kayanya mendingan upgrade aja deh ke 2.5.1 ini.

Tips: waktu upgrade WordPress, hajar saja timpa (overwrite) semua file dan folder kecuali folder wp-content.

Saya tadi upgrade dengan cuma meng-overwrite folder wp-admin dan wp-includes saja, hasilnya waktu mau bikin postingan, draft nya di-save setiap detik! Jadi bikin browser firefox saya error. Gara-garanya, saya upload WP 2.5.1 ini yang dikompress dalam bentuk file .zip (setelah dikeluarkan dulu folder wp-content nya), lalu saya extract, ternyata fungsi extract di cPanel tidak meng-overwrite file dan folder yang sudah ada. Kemudian folder wp-admin dan wp-includes saya hapus dulu, lalu saya extract ulang dan beres, saya pikir upgrade berhasil. Tapi saya lupa bahwa file-file di root belum ter-overwrite :oops:

Di versi terbaru ini terdapat perbaikan security (seperti biasa) dan banyak perbaikan bug. Ada lebih dari 70 bug yang diperbaiki, di antaranya (diambil dari WordPress Development Blog, lagi males nerjemahin ah :grin3: ) :

  • Performance improvements for the Dashboard, Write Post, and Edit Comments pages.
  • Better performance for those who have many categories
  • Media Uploader fixes
  • An upgrade to TinyMCE 3.0.7
  • Widget Administration fixes
  • Various usability improvements
  • Layout fixes for IE

Mudah-mudahan versi 2.5.1 ini bisa bertahan cukup lama :daydream:

Related Links:

WordPress 2.5 memang memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan dibandingkan versi sebelumnya. Kelemahan yang paling menyebalkan buat saya adalah hilangnya drag and drop untuk widget. Sedangkan salah satu keunggulannya yang menyenangkan adalah fasilitas upgrade plugin otomatis ke versi terbaru (asalkan plugin itu terdaftar di wordpress.org).

Tapi kemarin saya mengalami hal yang aneh dengan fitur ini, ketika saya upgrade otomatis plugin, wordpress salah upgrade! Plugin lama hilang, dan malah muncul plugin baru yang sebelumnya tidak saya pakai.

Ceritanya begini, saya baru pasang plugin WP-PostViews buatan Lester ‘GaMerZ’ Chan, versi 1.20. Ketika saya masuk ke halaman plugin, di bawah plugin WP-PostViews Widget ada pemberitahuan bahwa ada versi terbaru dari plugin ini:

There is a new version of WP-PostViews Widget available. Download version 2.20 here or upgrade automatically.

Karena telah merasakan fitur automatic upgrade yang begitu menyenangkan sebelumnya, saya langsung klik upgrade automatically. Namun apa yang terjadi? Setelah disebutkan bahwa proses upgrade telah sukses, plugin WP-PostViews itu malahan hilang dan muncul WP-DBManager!

Sial! Ternyata si WordPress salah upgrade! Saya gak tau apakah WordPress yang salah, atau plugin WP-PostView yang salah menyebutkan dirinya sebagai WP-DBManager. Terpaksa saya upload ulang WP-PostViews, dan setelah saya cek, ternyata versi 1.20 adalah versi yang terbaru, tidak ada itu versi 2.20 untuk plugin ini.

Nah, salah satu cara untuk menghindari kesalahan ini adalah dengan mengecek terlebih dulu apakah link yang ada di pemberitahuan mengenai adanya versi terbaru itu betul-betul nge-link ke plugin yang benar. Dalam kasus saya, ternyata link di tulisan Download version 2.20 here itu nge-link ke plugin WP-DBManager, bukan nge-link ke WP-PostViews.

wordpress auto upgrade error

Memang tidak fatal, karena kita bisa upload dan activate ulang plugin yang hilang itu. Tapi tetep aja kan repot :(

Related article:

Back to DoFollow

Gara-gara upgrade WordPress ke versi 2.5, dan saya lupa edit file comment-template.php yang baru diupload, tanpa sengaja blog ini jadi menganut nofollow, padahal saya ini penganut dofollow lho :tongue2:

Untung mas Arham mengingatkan saya di sini. Segeralah saya edit file itu dan sekarang nofollow-nya sudah hilang, back to dofollow :thumb5:

Yah, inilah resikonya kalo gak pake plugin, soalnya saya tidak ingin pakai terlalu banyak plugin supaya tidak terlalu membebani server, saya lebih suka edit langsung filenya, dan akibatnya saya lupa edit file lagi setelah ditimpa oleh file yang baru..

Terima kasih banyak buat Arham | blogpreneur yang sudah mengingatkan saya :thumb6:

chitikaDi Chitika, anda harus mengeset sendiri kategori / keyword iklan yang ingin anda tampilkan, tidak seperti Google Adsense yang dapat menampilkan iklan yang relevan secara otomatis.

Misalnya begini, saya ada 2 postingan, satu di kategori Books dan satu lagi di kategori Movies. Untuk menampilkan iklan yang sesuai di postingan yang berada dalam kategori Books, kode Chitika-nya seperti ini (di sini saya menggunakan contoh kode Chitika untuk Related Product Units):

<script type="text/javascript"><!--
ch_client = "UserIdAnda";
ch_type = "rpu";
ch_noprice = "1";
ch_shufflequeries = 1;
ch_width = 468;
ch_height = 90;
ch_non_contextual = 1;
ch_sid = "NamaChannelAnda";
var ch_queries = new Array( "Books" );
var ch_selected=Math.floor((Math.random()*ch_queries.length));
if ( ch_selected < ch_queries.length ) {
ch_query = ch_queries[ch_selected];
}
//--></script>
<script src="http://scripts.chitika.net/eminimalls/mm.js" type="text/javascript">
</script>

Sedangkan untuk menampilkan iklan yang sesuai dengan postingan yang ada dalam kategori “Movies”, tinggal ganti saja “Books” di kode di atas dengan “Movies”.

Nah, masa setiap kali posting kita harus mem-paste kode yang sesuai dengan kategorinya? Repot kan? Gimana caranya supaya kode Chitika ini bisa otomatis langsung sesuai dengan kategori masing-masing postingan?

Setelah sedikit mengulik, saya menemukan caranya. Buat para master programmer atau yang tahu caranya yang lebih mudah, tolong jangan ngetawain ya.. maklum masih nubi nih.. :blush: Oh ya, cara ini juga hanya untuk menampilkan iklan Chitika yang relevan di dalam single post, bukan di home, tapi bisa juga digunakan di arsip kategori.

Pertama, tambahkan kode berikut ini di file category-template.php yang terdapat di folder wp-includes:

function get_the_category_list_by_jim() {
	$categories = get_the_category();
	$i = 0;
	foreach ( $categories as $category ) {
		if ( 0 < $i )
			$thelist .= ',';
			$thelist .= '"' . $category->cat_name . '"';
			++$i;
		}
		;
	return apply_filters('the_category', $thelist);
}

function the_category_by_jim() {
	echo get_the_category_list_by_jim();
}

Silakan ganti get_the_category_list_by_jim dan the_category_by_jim :grin2: dengan apa saja yang anda mau, asal jangan sama dengan nama fungsi yang sudah ada sebelumnya.

Kemudian, di file single.php (atau archive.php untuk arsip kategori) yang terdapat di dalam folder theme WordPress yang anda gunakan, tambahkan kode Chitika ini di tempat yang anda inginkan iklannya tampil:

<script type="text/javascript"><!--
ch_client = "UserIdAnda";
ch_type = "rpu";
ch_noprice = "1";
ch_shufflequeries = 1;
ch_width = 468;
ch_height = 90;
ch_non_contextual = 1;
ch_sid = "NamaChannelAnda";
var ch_queries = new Array( <?php the_category_by_jim() ?> );
var ch_selected=Math.floor((Math.random()*ch_queries.length));
if ( ch_selected < ch_queries.length ) {
ch_query = ch_queries[ch_selected];
}
//--></script>
<script src="http://scripts.chitika.net/eminimalls/mm.js" type="text/javascript">
</script>

Ingat!! Ganti the_category_by_jim dengan nama fungsi yang sudah anda tentukan sendiri (kalau diganti :D ). Selesai! Sekarang kalau anda lihat source dari halaman postingan anda, kode Chitika-nya di baris var ch_queries sudah sesuai dengan kategori postingan tersebut.

Bagaimana kalau satu postingan masuk dalam beberapa kategori? Jangan kuatir, semua kategorinya sudah otomatis masuk koq :thumb2: Jadi misalnya postingan anda masuk dalam kategori Entertainment, Movies, Film dan TV, maka hasil kode Chitika-nya di baris var ch_queries nya sudah otomatis seperti ini:

var ch_queries = new Array( "Entertainment", "Movies", "Film", "TV" );

Selamat mencoba! Eh, belum punya account Chitika? Ayo daftar di sini :tongue3:

Set Waktu di WordPress

Awal-awal menggunakan WordPress, saya bingung kenapa waktu yang ditampilkan di postingan saya berbeda dengan waktu saya memposting. Misalnya saya post jam 10 malam, tapi di postingan ditulis bahwa post itu diposting jam 3 sore. Dan kalau saya post tanggal 10 jam 3 subuh, di postingan ditulisnya tanggal 9 :( Ternyata masalahnya ada di setingan waktu di menu Options-nya WordPress.

Kalau anda masuk menu Options di admin WordPress anda, di bawah General Options itu ada setingan Date and Time. Nah, defaultnya, WordPress menggunakan waktu UTC. Saya juga gak ngerti apa itu UTC, GMT dan sebagainya, tapi yang pasti, buat Waktu Indonesia Barat (WIB), isikan angka 7 di textbox sebelah Times in the blog should differ by:.

Kenapa angka 7? Karena saya ada di Bandung yang menggunakan waktu WIB dan karena kalau saya bandingkan waktu UTC (yang bisa dilihat di atas tulisan Times in the blog should differ by: tadi) dengan waktu Bandung, ternyata Bandung lebih cepat 7 jam :D Jadi kalau waktu di tempat anda lebih lambat 7 jam, berarti isi dengan -7 (minus tujuh).

WordPress Time and Date Option

Kemudian klik Update Options. Dan selesai! Mulai sekarang postingan dan komentar-komentar di blog anda akan menggunakan waktu yang sesungguhnya. :thumb2:

Oh ya, penasaran aja, kalo WITA itu +1 atau -1 dari WIB ya? :ask: Maklum ilmu geografi saya kurang bagus :blush:

wpthemez – Kumpulan Theme WordPress

wpthemez
Buat anda yang suka gonta-ganti atau suka ngulik dan bikin theme WordPress, ini ada website yang bagus, namanya wpthemez.

Theme-theme WP yang ditampilkan di sini ada yang gratis dan ada juga yang berbayar. Website ini mirip digg dimana anda bisa memberi vote pada theme-theme WordPress yang ditampilkan. Kalau anda suka, anda bisa beri vote dan beri komentar, kalau tidak suka, silakan “dikubur” (bury) :D

Nah, buat yang suka bikin theme WordPress, anda bisa submit theme WP buatan anda di sini. Pamerkan theme anda pada dunia! :thumb1: Oh ya, anda juga bisa submit theme WP favorit anda buatan orang lain yang lho..

Page 2 of 3123