Tadi iseng-iseng coba mengambil sertifikasi Microsoft Excel di SertifikasiOffice, gratis ini
Dan ternyata hasilnya, saya tidak lulus
Dari 30 pertanyaan yang diajukan, persentase minimal untuk lulus adalah 65%, sedangkan saya cuma mencapai 60% (beda dikit lah…). Ah, ternyata saya masih belum ahli Excel..

Semua soal adalah pilihan ganda, dengan 4 pilihan jawaban untuk setiap soal. Pertanyaannya random, jadi kalau ambil tes sekali lagi, tidak mungkin soal-soalnya sama semua dengan tes sebelumnya. Tapi kadang menurut saya soalnya kurang jelas, contohnya saya dapat pertanyaan seperti ini:
Bingung kan? Satu hal lagi, website yang dibuat oleh majalah PCMedia bekerjasama dengan Microsoft ini gak bisa jalan di firefox. Saya coba pakai Internet Explorer baru bisa jalan. Belum coba di Flock dan Opera, tapi kayanya sih gak jalan juga, soalnya di bagian bawah websitenya ada tulisan:
Untuk pengalaman optimal disarankan menggunakan IE 5 atau yang lebih baru dengan resolusi minimal 800 x 600
Huu.. dasar sekutu Microsoft sih
Untuk saat ini hanya ada sertifikasi untuk Excel, tapi selanjutnya akan ditambah untuk produk-produk Microsoft lainnya. Ayooo siapa yang bisa lulus? ![]()
Hari ini adalah hari yang cukup menyedihkan buat saya, karena harus berpisah dengan dua orang yang cukup dekat sekaligus.
Yang pertama adalah atasan yang sudah membimbing dan menjadi teman selama satu tahun lebih, beliau “pulang kampung” karena dipindahtugaskan. Walaupun beliau adalah boss, tapi dia bisa menjadi teman yang dekat dengan anak-anak buahnya, namun tetap profesional dalam pekerjaannya. Kabar gembiranya, pengganti beliau adalah sobat saya
Selamat ya bro!
Sukses ya buat kalian berdua!
Perpisahan yang kedua, saya juga harus berpisah dengan rekan kerja wanita cantik nan sexy yang selama ini selalu siap sedia setiap saat saya membutuhkan bantuannya. Dia “pulang kampung” juga, tapi bukan karena dipindahtugaskan, melainkan pindah kerja supaya lebih dekat dengan calon suaminya. Bedanya dengan perpisahan pertama yang sudah saya ketahui jauh-jauh hari, perpisahan kedua ini baru saya ketahui siang tadi, sangat mendadak
Yah, tapi life must go on toh.. walaupun sekarang berpisah pasti nanti bertemu lagi, walaupun sekarang ada rasa sedih, seiring berjalannya waktu rasa sedih pasti akan hilang dengan sendirinya.
Oh ya, OOT sedikit, menanggapi kritik si bozz tentang ketidakaktifan saya di blog ini, belakangan ini saya memang sangat disibukkan oleh pekerjaan, belum lagi si ngantuk yang belum 100% pulih (sekarang sudah agak mendingan). Walaupun tidak terlalu banyak menggunakan aktifitas fisik, kesibukan pekerjaan membuat lelah pikiran. Dan ternyata lelah pikiran itu bikin fisik lelah juga ya..
Karena itu aktifitas nge-net saya belakangan ini agak terbengkalai, blog juga kurang terurus (komen agak lama dibalas, maaf ya.. blogwalking pun kurang), padahal katanya sebentar lagi mau ada update page rank, dan saya sangat mengharapkan kenaikan page rank buat beberapa blog yang lagi dibangun, yang rencananya mau dipake buat paid review. Yah.. beginilah kalau masih bekerja di dua dunia, online dan offline..
SEMANGAT!!! SEMANGAT!!! SEMANGAT!!!

Kalau anda lihat di sidebar blog ini, sekarang ada widget “Chat With Me”. Widget ini memungkinkan anda chat dengan saya, kalau saya sedang online, tentunya.
Anda mungkin bertanya, di blog ini kan saya sudah menampilkan status Yahoo Messenger saya, buat apa pakai widget chat seperti ini lagi? Alasan saya, karena saya jarang online dengan YM, tapi setiap kali online saya pasti buka email GMail saya, jadi widget chat ini saya connect-kan ke account Google Talk saya yang sudah terintegrasi langsung secara otomatis dengan GMail.



Widget ini bisa didapat dengan gratis dari Plugoo. Kalau anda pasang widget ini di website anda, dan ada pengunjung yang ngajak chat, maka anda akan chat dengan dia menggunakan aplikasi Instant Messenger anda, tentunya setelah anda login dulu. Fitur-fitur lainnya:
).Nah, gimana kalau punya lebih dari 5 website yang mau dipasangin widget ini? Gampang.. tinggal daftar aja lagi pakai alamat email yang beda
Gimana, tertarik pake widget ini di website anda?
Minggu lalu, ketika saya ke sebuah gedung perkantoran dan menuju ke lift, ada seorang wanita muda nan cantik melambai-lambai ke arah saya sambil tersenyum lebar dan mulutnya terlihat seperti sambil memanggil, “Halo.. halo..”
Saya tidak kenal wanita itu, wajahnya juga tidak terlalu familiar, tapi karena dia memanggil saya dengan cara seperti itu, saya khawatir saya lupa sama dia padahal dia ingat saya *sok pede
*. Karena tidak mau dianggap sombong, saya pun menghampirinya. Dia langsung mengajak salaman sambil memperkenalkan diri, “Nama saya …. dari …. ” Jreng!!! Ternyata orang dari sebuah yayasan yang meminta sumbangan!
Oalah… saya pikir kenalan, eh.. salah besar
Setelah kejadian ini saya berpikir bahwa ini salah satu teknik marketing yang ampuh juga untuk pendekatan dengan klien, dengan cara seolah-olah kenal. Tapi apakah calon klien menyukai cara seperti ini? Kalau saya pribadi sih gak suka, jadi kecele
Cara seperti ini juga bisa kita terapkan untuk mendatangkan traffic ke website kita, yaitu dengan cara tembak keyword. Untuk keyword-keyword yang populer, website kita seperti “melambai-lambaikan tangannya” meminta para pencari di search engine (calon klien) untuk datang ke website kita. Tapi hati-hati, sang pengunjung bisa kecele dan kecewa karena tidak mendapatkan apa yang dia harapkan
Kalau tujuan kita hanya untuk cari traffic saja sih ya gak masalah, dan biasanya itu kan yang diharapkan oleh para penembak keyword
seperti saya
NB: Minta sumbangan koq sudah ditetapkan jumlahnya ya? Yang namanya sumbangan kan harusnya gimana kita sebagai penyumbang dong?
Yang selama 2 bulan ini ditunggu-tunggu akhirnya datang juga
Ya, buku ProBlogger yang dipesan dari Amazon sejak bulan April lalu sudah ada di tangan saya
Pertama tahu tentang buku ProBlogger dari Mas Medhy, dan langsung beli karena penasaran dan karena saya memang hobi baca buku
Buku ProBlogger ini full bahasa Inggris, tebalnya 220 halaman. Belum saya baca habis (lha wong baru dapet toh..). Saya baru baca pendahuluannya saja, yang bercerita bagaimana awalnya Darren Rowse sang pemilik blog problogger.net dan Chris Garret sang pemilik blog chrisg.com memulai karir mereka sebagai full time blogger.
Cerita Darren sepanjang 7 halaman, sedangkan cerita Chris sangat singkat, cuma 1 halaman lebih. Darren bercerita bahwa apa yang dia nikmati sekarang ini tidak didapatkannya secara singkat, tetapi butuh waktu yang lama dan penuh perjuangan. Saat memulai ngeblog, dia punya 3 pekerjaan offline, dan setelah punya penghasilan yang besar dari blog pun dia pernah kena musibah ketika di tahun 2005 Google membuat blognya “menghilang” dari search engine, dan dia pun sempat bekerja offline lagi.
Dilihat dari halaman belakangnya, buku ProBlogger ini menjanjikan anda untuk mempelajari bagaimana untuk memilik subjek yang cocok untuk anda, mengatasi masalah-masalah teknis, menguji cara-cara yang berbeda supaya blog anda dapat memberikan penghasilan, mengevaluasi kesuksesan blog anda, membuat konten blog anda tetap fresh dan menarik, dan menggunakan blog untuk memberikan penghasilan pada anda secara tidak langsung.
Selebihnya saya baru lihat-lihat sekilas, dan saya lihat isinya dimulai dari men-set-up blog sampai memonetasi blog itu. Hmm.. standar? Gak tau juga ya, kan belum dibaca, tapi yang pasti saya yakin buku ini bisa memberi ilmu yang jauh lebih banyak daripada buku-buku lokal yang rata-rata judulnya “cari duit mudah dari internet” yang isinya sama sekali gak dalam, cuma mengupas kulit paling luarnya saja.
Sudah ah, mau bobo dulu, masih ngantuk aja nih.. ![]()
Sudah beberapa hari ini saya agak jarang online, lantaran.. entah kenapa, saya kena penyakit yang namanya ngantuk (hehe bukan penyakit kali ya)
Padahal biasanya gak begini..
Biasanya setiap hari sesudah pulang kerja, main dulu sama anak sampai dia tidur, lalu dimulailah dunia malam saya, yaitu berinternet ria
ngurusin blog, blogwalking, dll. Trus kapan dong main sama istri? Hus! Mau tau aja
Tapi beberapa hari ini saya bener-bener gak kuat, baru internetan sebentar saya sudah ketiduran di depan komputer bikin leher pegal karena tidur sambil duduk dengan kepala menunduk
Kalau sudah begini ya saya matikan komputer dan bobo daripada mubazir koneksi internet yang belum unlimited.
Kalau mau memindahkan aktifitas dunia malam saya ke pagi hari, gak mungkin karena saya harus berangkat kerja. Pagi-pagi cuma bisa online sebentar, seperti beberapa hari ini cuma bisa sedikit sekali blogwalking, beberapa blog pun gak keurus sama sekali. Sekarang nulis postingan ini juga pagi-pagi, sebentar lagi harus siap-siap kerja. Duh enak bener ya mereka yang sudah full time kerja online, gak perlu ngantor
Saya dulu pernah ngasih tips ke blogger (lupa siapa) yang punya masalah ngantuk juga, yaitu dengan ngemil. Ternyata tips dari saya ini sekarang gak mempan ke saya sendiri
Teman-teman ada yang punya tips gak supaya saya bisa cepat “sembuh”?
Satu lagi website yang bisa mendatangkan free traffic untuk blog / website anda supaya bisa mempopulerkan blog secara cepat, namanya SiteHoppin. Ini serupa tapi tak sama dengan Entrecard. Kalau anda sering browsing dan dropping EntreCredit, saya yakin anda pasti sudah sering melihat Widget SiteHoppin di blog-blog yang memasang Entrecard.
SiteHoppin ini menganut sistem randomness (acak), artinya setelah anda login, anda tinggal nge-hop, dan anda akan dibawa ke website yang sesuai dengan kategori atau tag yang anda pilih secara acak (atau kalau mau 100% random, tidak perlu pilih kategori / tag). Mirip-mirip StumbleUpon gitu lah. Sesuai namanya, Site berarti website, Hop berarti loncat. Jadi kita meloncat dari satu website ke website lain. Yang kita harapkan adalah website / blog kita “diloncati” oleh orang lain, yang berarti traffic untuk website kita.
Bagaimana caranya supaya website kita di-hop oleh orang lain? Caranya adalah dengan menggunakan Beer Credit (ya, para programmer dan pendiri SiteHoppin ini adalah para peminum bir, mereka mengaku bekerja lebih baik setelah minum bir
). Untuk mendatangkan 1 visitor unik ke website kita, dibutuhkan 10 Beer Credit.
Cara untuk mendapatkan Beer Credit cukup mudah:
Jadi hanya dengan memberikan 1 visitor ke SiteHoppin, anda dapat imbalan 5 visitor Oh ya, Beer Credit ini bisa kita jual juga lho seperti jualan Entrecard
SiteHoppin dibangun menggunakan MediaWiki (yang juga digunakan oleh Wikipedia) yang sudah dimodifikasi. Terus terang saya agak bingung pertama kali mengunjungi SiteHoppin, tampilannya dan menu-menunya tidak se-user friendly Entrecard.
Karena itu saya sarankan anda browse dulu website SiteHoppin ini, dan baca dulu secara jelas cara menggunakannya supaya tidak bingung. Dan sebenarnya masih ada beberapa fitur menarik lain seperti mengatur bookmark anda yang tidak saya bahas di sini. Karena buat saya yang penting traffic
Nah, untuk mengakses menu-menu yang saya agak lama menemukannya
di website SiteHoppin, klik “MENU” di sidebar sebelah kirinya.
Silakan mengunjungi dan daftar SiteHoppin dengan meng-klik widget di bawah ini (supaya saya dapat 50 Beer Credit)
atau langsung saja ke SiteHoppin
![]()
Penipuan melalui telepon dan handphone rupanya masih marak. Entah sudah berapa banyak korbannya. Kalau penipuan melalui SMS, saya sering dapat, dan langsung saya hapus. Tapi kalau ditelepon langsung sama si penipu, saya baru sekali mengalaminya.. tadi siang!
Ceritanya, tadi siang handphone saya bunyi. Ah.. ada yang nelepon juga
Nomor saya yang ditelepon adalah nomor XL, dan si penelepon juga pakai nomor XL. Di ujung sana terdengar suara seorang lelaki yang sangat sopan, bahkan lebih sopan daripada para telemarketing kartu kredit itu lho.. saya pikir pasti mau menawarkan produk.
Tapi ternyata dia tidak menawarkan produk, melainkan memberitahukan kepada saya bahwa saya menang undian yang diundi tadi malam. Lalu dia menyebutkan dengan pelan-pelan nomor handphone saya. Saya pun iya iya saja, dan di sini saya sudah tahu bahwa ini pasti upaya penipuan.
Saya pikir, nekat dikit ah, pengen tau dia mau minta apa, sambil terus berharap dalam hati supaya saya tidak kena hipnotis
Selesai menyebutkan nomor handphone saya, dia menanyakan, “Nomor ini terdaftar atas nama bapak siapa?” Saya jawab, “Jimmy.” Mungkin kurang jelas, dia tanya lagi, “Maaf pak nomor ini terdaftar atas nama siapa?” Saya jawab lagi, “Dulu kan saya sudah registrasi data saya waktu saya aktifasi kartu ini, harusnya Bapak punya data saya kan?” Saya menjawab dengan ramah
Begitu selesai kalimat saya tadi, telepon langsung ditutup. Tuh, bener kan, ini mah mau nipu! Padahal sebenarnya saya masih pengen tahu dia mau minta apa. Mungkin harusnya saya ladenin dulu pertanyaan dia ya, tapi sudahlah, yang penting saya tidak kena tipu ![]()
Sudah cukup lama kalau belanja di Carrefour, oleh kasir yang baik-baik selalu ditawari apakah mau pakai kantong / tas yang ramah lingkungan atau tidak. Harga satu kantong Rp 2.000,-. Ini adalah salah satu upaya supermarket besar ini dalam menjadikan bumi lebih hijau, dan mungkin juga untuk mencegah global warming. Saya selalu menolak dan minta pakai kantong plastik biasa (di rumah bisa dipakai buat buang sampah
)
Tapi mulai hari ini saya tidak bisa menolak lagi. Belanja di Carrefour Braga, waktu mau bayar sudah tidak ditawari lagi tas ramah lingkungan itu, tapi hanya ada 2 pilihan, pakai tas ramah lingkungan atau pakai kardus. Saya sudah mengantri cukup lama karena pelanggan yang ada di depan saya barang belanjaannya banyak sekali dan dia pakai kardus. Si kasir memasukkan barang ke kardus satu per satu, lalu me-lakban kardus, ah.. lama!
Karena gak mau lama saya pun beli tas ramah lingkungan itu. Saya sungguh mendukung upaya Carrefour yang sangat positif ini. Oh ya, tas ramah lingkungan ini bisa dipakai lagi, artinya, kalau anda sudah pernah beli tas ini dan belanja lagi ke Carrefour, bawa saja lagi tas ini jadi tidak perlu beli lagi. Tas ini juga digaransi selama 6 bulan, kalau belum lewat 6 bulan sudah rusak, anda bisa minta ganti, gratis.
Tapi bagaimana kalau saya yang sudah punya tas ini dan tidak berencana ke Carrefour, tiba-tiba di jalan ingin belanja ke Carrefour? Apakah harus pulang dulu cuma untuk ambil tas? Beli lagi? OK lah cuma 2 ribu koq, tapi kalo keterusan juga buat apa? Pake kardus? Lama dan kurang praktis. Terus kalau belanjaannya banyak dan gak ada kardus, harus beli berapa tas? Tadi saya lihat ada pelanggan yang belanjaannya banyak, dia beli 3 buah tas.
Terlepas dari semua itu, saya tetap acung jempol buat usaha Carrefour untuk membuat bumi yang lebih hijau. ![]()