
Gak tau yang nulisnya yang bener yang mana, apakai Gong Xi Fa Cai, Gong Xi Fat Choi atau Gong Xi Fat Chai
jadi-nya judul postingan ini ngikutin aja yang ada di blog-nya Jiewa. Yang pasi sih baca / ngucapinnya: Kung Si Fa Cai. Dan yang pasti juga: Selamat tahun baru Imlek!
Semoga di tahun tikus ini kita semua makin maju, makin sukses, makin banyak duit.. buat yang belon punya pacar supaya dapet pacar, buat yang lagi ngincer pacar supaya dapet incerannya, buat yang udah punya pacar supaya langgeng.. pokoknya makin-makin yang positif semuanya.
Kiong hi.. kiong hi..
*gambar diambil dari cardmaster.com
Banyak adegan bugil. Khusus Dewasa!!!
Shimokita Glory Days adalah serial tv Jepang yang diangkat dari komik berjudul sama. Ceritanya, seorang pemuda bernama Yuuta datang ke Tokyo untuk masuk ke universitas ternama dengan 1 tujuan, supaya bisa selalu dekat dengan kekasihnya, Minori yang cantik
Karena Yuuta tidak punya banyak uang dan dia harus belajar keras untuk dapat lulus tes masuk universitas, maka ia mencari tempat tinggal dengan harga yang murah. Akhirnya Yuuta mendapatkan tempat tinggal yang murah setelah di-tes oleh 5 orang penghuninya dengan syarat ia harus mengurus rumah itu, semacam jadi pembantu gitu lah.. Masalahnya (yang asik) kelima orang penghuni rumah itu adalah gadis-gadis yang cantik-cantik dan sexy-sexy.
Dari sinilah cerita sesungguhnya dimulai. Dari Yuuta yang tidak ingin Minori tahu bahwa ia tinggal dengan 5 gadis, masalah-masalah yang timbul antar penghuni rumah, para gadis yang mulai jatuh hati pada Yuuta yang baik hati dan polos, perjuangan Yuuta dalam belajar untuk masuk universitas, dan perjuangan mempertahankan rumah yang diberi nama Nuutopia itu dari seorang wanita yang jahat dan licik yang pernah dipermalukan oleh si pendiri Nuutopia.
Seperti komik-komik Jepang, serial ini lucu dan sangat menarik (bukan melulu karena banyak bugilnya lho
) Dari 8 pemeran wanita, cuma 2 koq yang hampir di setiap episode tampil “polos”, yang lainnya masih pakai bikini atau lingerie. Karakter yang berbeda-beda dari setiap penghuni rumah menjadikan film ini juga tambah asik.
Glory Days setiap episodenya berdurasi 30 menit, dan hanya ada 12 episode. Serial ini cocok buat yang suka drama komedi, yang suka perlendiran, yang lagi semangat cari duit, yang lagi sering bolak-balik ke kamar mandi, ah.. pokoknya siapa aja lah yang penting sudah dewasa
Apakah Yuuta berhasil masuk ke universitas idamannya untuk bersama dengan Minori? Apakah Nuutopia berhasil dipertahankan? Apakah Yuuta tergoda dengan kelima gadis cantik nan seksi yang sering menggodanya? Nonton sendiri aja deh..
Awal-awal menggunakan WordPress, saya bingung kenapa waktu yang ditampilkan di postingan saya berbeda dengan waktu saya memposting. Misalnya saya post jam 10 malam, tapi di postingan ditulis bahwa post itu diposting jam 3 sore. Dan kalau saya post tanggal 10 jam 3 subuh, di postingan ditulisnya tanggal 9
Ternyata masalahnya ada di setingan waktu di menu Options-nya WordPress.
Kalau anda masuk menu Options di admin WordPress anda, di bawah General Options itu ada setingan Date and Time. Nah, defaultnya, WordPress menggunakan waktu UTC. Saya juga gak ngerti apa itu UTC, GMT dan sebagainya, tapi yang pasti, buat Waktu Indonesia Barat (WIB), isikan angka 7 di textbox sebelah Times in the blog should differ by:.
Kenapa angka 7? Karena saya ada di Bandung yang menggunakan waktu WIB dan karena kalau saya bandingkan waktu UTC (yang bisa dilihat di atas tulisan Times in the blog should differ by: tadi) dengan waktu Bandung, ternyata Bandung lebih cepat 7 jam
Jadi kalau waktu di tempat anda lebih lambat 7 jam, berarti isi dengan -7 (minus tujuh).

Kemudian klik Update Options. Dan selesai! Mulai sekarang postingan dan komentar-komentar di blog anda akan menggunakan waktu yang sesungguhnya.
Oh ya, penasaran aja, kalo WITA itu +1 atau -1 dari WIB ya?
Maklum ilmu geografi saya kurang bagus
Telkom flexi yang biasanya baik-baik saja bagi saya, entah kenapa sudah seminggu lebih ini kacau. Setidaknya ini terjadi pada saya dan semua pengguna telkom flexi di Bandung. Nelepon keluar susahnya minta ampun, kalau sudah nyambung sering tiba-tiba putus. Tapi masih bagus kalau isi pulsa elektronik langsung nyampe, gak kayak esia yang suka susah ngisi pulsa elektronik.
OK lah katanya kan telkom flexi lagi migrasi, tapi rasanya udah lama tuh dia migrasinya, koq sampai sekarang gak beres-beres ya? Mau ganti nomor ke provider lain gak mungkin karena nomor flexi-ku sudah terkenal
Jadi, slogan flexi yang menyebutkan bahwa Telkom Flexi Memang Bukan Telepon Biasa itu memang benar, karena kalau telepon biasa gampang nyambungnya dan gak suka putus di tengah jalan. Nah, karena telkom flexi susah nyambungnya dan suka putus di tengah jalan, berarti dia memang bukan telepon biasa kan?
Huh.. lagi kesel aja..