Site Statistics





Add to Technorati Favorites

Jimmy Sun Rank TwitterCounter for @jimmysun Jimmy Sundjaja's Facebook profile

web hosting indonesia



Akhirnya Pakai BlackBerry Juga


Setelah cukup lama bertahan belum mau pakai BlackBerry (BB), akhirnya saya menyerah juga ;-) Keadaan makin lama makin mengharuskan saya pakai BB. Klien-klien 95% sudah pakai BB, dan banyak dari mereka yang minta pin BB saya ketika berkomunikasi via SMS :) So, dengan mengusung ilham “demi bisnis dan pekerjaan”, maka saya pakai BB :thumb1:

Ada cerita lucu sebelum saya pakai BB. Di kantor, teman-teman juga sudah banyak yang pakai BB. Ketika mereka menyuruh saya pakai BB, karena saya belum mau, saya berkilah, “Nantilah, kalau Pak X sudah pakai BB.” Bapak X (tidak saya sebutkan nama aslinya ya) adalah salah seorang senior di kantor saya, yang kecil kemungkinannya pakai BB. Ternyata, bulan lalu beliau mendapatkan bonus dari atasannya, dan bonusnya adalah BB! :grin2:

Saya masih berkilah satu kali lagi, “Nanti aja pakai BB, kalau si Y sudah pakai BB.” Nah, si Y ini adalah teman sekantor di divisi saya yang belum pakai BB selain saya, jadi tinggal saya dan si Y yang belum pakai BB. Ternyata tidak lama kemudian si Y beli BB :lol:

Wah, saya tidak bisa berkilah lagi, dan kebetulan keadaan sudah cukup mendesak untuk saya pakai BB, maka saya pun memutuskan pakai BB. Kebetulan lagi, kakak saya mau ganti BB nya yang Gemini ke Onyx, jadi saya belilah Gemini dia dengan dicicil :wink2: dan saya pun pakai BlackBerry!

Memang terasa setelah pakai BB komunikasi dengan klien lebih lancar dan murah karena tidak perlu telepon dan SMS lagi. Saya pun bisa online secara mobile 24 jam dengan lebih murah, bisa twitteran, YMan, dan ngaskus di mana saja :thumb5: Tapi tetap harus jaga diri jangan sampai ini BB malah dipakai just for fun, karena tujuan utamanya adalah untuk pekerjaan.

Oh ya, bagaimana dengan Motorola Q9h saya? Oh.. masih saya pakai koq, belum ada yang bisa menggantikannya untuk saat ini :love:

Lagu Terakhir Yang Kita Dengar


Beberapa minggu yang lalu, seorang teman di kantor tiba-tiba bilang pada saya, “Tahu gak, kita sering tanpa sadar nyanyi lagu yang terakhir kita dengar lho.” Saya hanya jawab, “Ah, masa sih?”

Tapi belakangan saya perhatikan, saya memang sering bernyanyi dalam hati, dan lagu yang saya nyanyikan itu adalah lagu terakhir yang saya dengar! Kalau saya ikut anak saya main dan mendengarkan lagu anak-anak, tiba-tiba sesudahnya tanpa sadar saya menyanyikan lagu anak-anak yang terakhir saya dengar tadi dalam hati saya! :laughloud:

Ternyata omongan teman saya tadi benar ya.. Coba diperhatikan deh, Anda pasti mengalaminya juga :grin3:

Selamat hari Kemerdekaan.. Dirgahayu Republik Indonesia!

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa


Kepada seluruh Umat Muslim yang melaksanakan Ibadah Puasa, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, semoga ibadah Anda semua diterima oleh Allah.

Bagi yang tidak berpuasa, mari kita dukung saudara-saudara kita yang berpuasa. Semoga bulan ini menjadi bulan yang penuh berkah.

Mohon maaf lahir batin…

Belajar Drupal


drupal logoBelakangan ini aktifitas ngeblog sedikit terganggu gara-gara saya punya “mainan” baru, namanya Drupal :D Si Drupal ini mengasyikkan juga, sampai-sampai saya cukup banyak menghabiskan waktu membangun sebuah website dengannya :love2: Drupal adalah script CMS (Content Management System) berbasis php, yang bisa dipakai untuk membuat website untuk berbagai tujuan, dan bisa juga dipakai untuk ngeblog.

Walaupun bisa dipakai untuk ngeblog, Drupal lebih banyak dimanfaatkan untuk membuat website dengan pengelompokkan konten yang lebih rumit, dan juga banyak dipakai untuk membuat website e-commerce. Awalnya saya bingung apa perbedaan Drupal dengan WordPress dari segi konten, toh di WordPress juga kita bisa mengelompokkan konten berdasarkan kategori dan tag. Tapi semakin ngulik ternyata semakin ketahuan kekuatan si Drupal ini, di antaranya:

  • Untuk website dengan multi-user, pengaturan permission untuk user sangat lengkap. Setiap user dapat dikelompokkan ke dalam grup-grup yang bisa kita buat sendiri, dan setiap grup bisa di-set hak-hak nya. Setiap user juga bisa memiliki blog masing-masing (seperti WordPress MU atau fitur Multisite di WordPress 3.0).
  • Di Drupal ada 2 tipe konten standar, yaitu Page dan Story. Page di Drupal sama dengan Page di WordPress, sedangkan Story di Drupal sama seperti Post di WordPress. Nah, di Drupal Anda bisa membuat tipe konten Anda sendiri. Misalnya Anda buat tipe konten X dimana di konten ini hanya user yang sudah daftar bisa berkomentar, sedangkan pengunjung biasa tidak boleh berkomentar. Sementara di tipe konten Story siapa pun boleh berkomentar.
  • Forum yang sudah langsung terintegrasi (built-in).
  • Cache built-in untuk mempercepat loading web.
  • Module Book yang bisa digunakan untuk membuat konten yang dibagi-bagi seperti bab-bab dalam sebuah buku.
  • Module yang lengkap. Module itu seperti Plugins di WordPress.
  • Dan tentu saja open source, gratis, serta dukungan pengguna yang luas :thumb2:

Drupal vs WordPress

Kalau Anda menanyakan WordPress vs Drupal mana yang lebih baik, atau lebih baik pilih yang mana, buat saya agak sulit menjawabnya. Drupal merupakan sistem yang cukup kompleks. Kalau Anda mengutamakan kemudahan, WordPress adalah jawabannya karena WordPress sangat user friendly dan mudah digunakan, sedangkan Drupal butuh pembelajaran yang lebih lama dan mendalam.

Kalau Anda mau membuat website multi-user dimana Anda bisa lebih leluasa mengatur hak-hak user, Drupal adalah jawabannya. Kalau Anda hanya mau ngeblog, pilihlah WordPress, gak pake ribet :tongue3:

Kalau Anda masih belum yakin mau pakai yang mana, ya silakan coba dulu saja, dan saran saya kalau mencoba Drupal jangan sebentar dan cepat putus asa :talktohand: Semakin Anda mendalami Drupal semakin Anda akan jatuh hati padanya :love2:

Terakhir, kalau Anda tanya saya apakah blog saya yang sekarang pakai WordPress akan diganti pakai Drupal, jawabannya adalah tidak. Buat saya ngeblog pakai WordPress saja, simpel dan cepat. :thumb5: Tapi untuk website yang lebih dari sekedar ngeblog, saya akan pakai Drupal.

Sudut Pandang


Apa yang akan Anda lakukan ketika mengendarai kendaraan, entah mobil, motor, atau bahkan sepeda ketika sebuah mobil angkot (angkutan kota) tiba-tiba berhenti di depan Anda sehingga Anda harus ikutan berhenti, dengan tujuan menurunkan atau menaikkan penumpang?

Biasanya yang saya lakukan adalah langsung membunyikan klakson terus menerus sampai si angkot jalan lagi. Dongkol sekali rasanya dan ingin marah-marah! Apalagi kalau si sopir angkot dengan santainya melambaikan tangannya menyuruh saya untuk maju mendahuluinya, padahal mobil terhalang dan tidak bisa maju gara-gara dia :angry:

Sekarang coba diubah ceritanya. Bagaimana kalau Anda sedang berada di dalam angkot yang berhenti itu, sebagai penumpang, dan mobil di belakang Anda membunyikan klakson dengan kencang dan tanpa henti? Saya pernah mengalami ini, dan saya kesal juga dan berpikir, “Sabar dikit dong! Ini angkot kan lagi nurunin penumpang!” Saya juga pernah lho diberi muka marah oleh penumpang di dalam angkot ketika saya mengklakson angkot itu.

Semua kejadian tergantung bagaimana cara kita memandangnya. Sesuatu yang menurut kita benar belum tentu benar buat orang lain, begitu juga sebaliknya. Kadang kita merasa dirugikan, padahal menurut orang lain mungkin hal itu adalah wajar, sama sekali tidak merugikan siapa pun.

Nah, kalau kita bisa memandang suatu kejadian dari sisi lain dan berusaha memahaminya, seharusnya perselisihan bisa dihindari. Dalam kasus di atas, sekarang saya berusaha untuk selalu memahami bahwa si sopir angkot sedang kejar target, dan karena kerjaannya memang begitu, percuma saya buang energi untuk kesal dan marah-marah sendiri karena saya sendiri yang rugi. Kemudian saya mengelus dada berusaha untuk tetap sabar dan mengontrol emosi :thumb1:

Survey Jangan Via Telepon


Tadi pagi ada yang telepon ke handphone saya, nomornya nomor Jakarta (021). Saya pikir ini kemungkinan ada yang nawarin kartu kredit lagi :grin3: Tapi saya tetap jawab karena siapa tahu ada perusahaan besar yang mau menawarkan pekerjaan bergaji tinggi pada saya :laughloud:

Begitu saya bilang “Halo” dia langsung menanyakan apakah bisa berbicara dengan Ibu X. Ibu X ini adalah saudara saya. Saya jadi bingung, koq cari saudara saya telepon ke saya ya? Ternyata, dia adalah dari perusahaan konsultan dari sebuah perusahaan asuransi besar yang sedang mengadakan survey kepuasan pelanggan. Kebetulan masalah asuransi saudara saya itu memang saya yang urus.

Karena salah nomor, saya bilang saja bahwa saya memang saudaranya. Lalu dia menanyakan banyak hal tentang kepuasan saudara saya akan perusahaan yang sedang diwakilinya itu. Karena saya tahu, jadi bisa saya jawab. Di akhir pembicaraan dia menanyakan nomor telepon saudara saya itu. Saya tidak berikan dengan alasan Ibu X itu orang sibuk, tidak bisa sembarangan orang meneleponnya, kalau dia merasa terganggu, bisa-bisa dia tidak mau lagi asuransi di perusahaan ini. :D

Jujur, saya pribadi merasa sangat terganggu dengan survey kepuasan konsumen melalui telepon semacam ini. Karena alasan inilah saya tidak berikan nomor telepon saudara saya itu, karena saya yakin dia pun pasti terganggu. Apalagi tadi saya sedang kerja, ditanya ini itu yang mungkin penting buat mereka, tapi sama sekali tidak penting buat saya. Dia pun di awal hanya mengatakan “Maaf mengganggu” tanpa menanyakan dulu apakah saya sedang sibuk atau tidak. Bukankah akan lebih baik kalau dia menanyakan apakah waktunya kurang tepat, apakah bisa menghubungi lagi nanti siang dsb?

Karena itu saya tidak setuju dengan survey via telepon. Lagipula, bukankah survey via telepon biayanya lebih mahal? Nelepon ke handphone pula, sampai 10 menit lebih pasti mahal deh :nono1: Menurut saya akan lebih baik bila survey semacam itu dilakukan via:

  1. Email
    Cari data klien yang memiliki email, lalu kirim email pada mereka dimana dalam email itu ada link menuju ke halaman website yang berisi surveynya. Biaya yang tadinya dipakai untuk menelepon bisa dipakai untuk memberikan cindera mata / souvenir kepada klien yang telah mengikuti survey dan beruntung. Saya senang mengikuti survey singkat yang ada cindera matanya.

    Kelemahannya, sampai sekarang memang banyak klien yang tidak mencantumkan alamat email mereka, entah karena belum punya atau enggan. Tapi kalau nomor telepon mereka pasti cantumkan karena memang sudah menajdi hal yang wajib dicantumkan. Kemudian masih banyak juga klien yang “gaptek” yang belum bisa buka email :daydream: Tapi kelemahan ini menurut saya bisa teratasi dalam waktu singkat dengan semakin pentingnya seseorang memiliki alamat email sekarang ini.

  2. SMS
    Survey singkat juga bisa via SMS. Ini tidak terlalu mengganggu, dan kalau mengganggu pun klien tinggal mengabaikan SMS itu. Beda halnya dengan telepon yang jelas-jelas lebih mengganggu dan agak sulit untuk klien menghentikan orang yang berbicara tanpa henti di ujung sana :tongue3: Biaya untuk SMS juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan menelepon.
  3. Surat
    Perusahaan bisa mengirimkan survey via surat kepada klien dan meminta klien untuk mengirimkannya kembali via pos (tentu disertai perangko berlangganan supaya klien tidak perlu membeli perangko) atau via fax atau bahkan via email.

Memang dengan ketiga cara di atas, respons yang diharapkan mungkin kurang sesuai, berbeda dengan telepon yang langsung kena sasaran. Tapi sekali lagi, demi tidak mengganggu dan lebih menghargai klien, menurut saya lebih baik survey tidak dilakukan via telepon.

Anda setuju?

Californication – 18+


californication

Khusus dewasa!!

Ini adalah salah satu serial TV yang 99% (100% menurut saya) tidak akan tayang di Indonesia, seperti Shimokita Glory Days. Kenapa? Karena banyak adegan bugilnya! Ini adalah serial TV khusus dewasa.

Californication menceritakan kehidupan Hank Moody, seorang penulis novel yang cukup terkenal namun dalam krisis karena sudah cukup lama dia tidak menerbitkan novel baru. Hank orangnya sangat cuek, senang bercanda yang kadang kelewatan, doyan wanita dan sudah tentu doyan seks. Beruntung buat Hank, dia digandrungi para wanita. Dia hampir selalu bisa mendapatkan wanita yang diinginkannya, dan berakhir di atas ranjang. Seringkali Hank malahan tidak perlu bersusah payah karena para wanita itu yang mengejarnya dan mengajaknya “beraksi”. :whistling:

Hank punya seorang anak perempuan remaja bernama Becca, dan ibu dari Becca ini adalah mantan pacarnya, Karen. Hank dan Karen tidak pernah menikah, tapi mereka masih terus berhubungan demi membesarkan Becca. Dari season ke season bisa kita lihat hubungan Hank dan Karen yang putus sambung. Masing-masing punya kehidupan sendiri-sendiri, dan Becca yang berada di tengah sering menjadi korbannya. Becca memimpikan orang tuanya berkumpul kembali, hidup sebagai 1 keluarga, tapi tampaknya itu adalah hal yang tidak mungkin. :talktohand:

californication

Itulah inti cerita dari serial ini. Masih ada lagi beberapa karakter yaitu teman-teman Hank yang punya peran cukup penting juga. Hank Moody diperankan oleh David Duchovny yang dulu sangat terkenal lantaran film serial The X-Files. Saya sendiri hanya beberapa kali menonton X-Files, jadi tidak ingat apakah karakternya di X-Files adalah karakter yang serius atau tidak, tapi dia sangat cocok memerankan karakter Hank Moody yang super cuek yang di Californication.

Saat ini Californication sudah masuk season ke-4, saya sedang nonton season ke-3 nya. Californication memang asyik untuk ditonton, banyak komedinya yang gila yang bisa membuat tersenyum dan tertawa sampai terbahak-bahak, cukup banyak adegan dewasa dan bugilnya, namun ada juga pesan moral yang bisa diambil dari sini. Mungkin ini kelebihan Hollywood yang bisa membuat film tentang kehidupan bebas dan sex bebas yang memuat pesan moral yang cukup dalam. :thumb1:

Western Digital My Book Essential


Karena hardisk di komputer sudah sangat penuh sesak, beberapa hari yang lalu saya memutuskan untuk membeli sebuah External Hard Drive (hardisk eksternal). Lihat-lihat di toko komputer online, kaskus, lalu tanya teman yang punya toko komputer, akhirnya saya beli di teman saya saja karena dapat harga lebih murah walaupun sedikit :thumb5:

Hardisk eksternal yang saya pilih adalah Western Digital My Book Essential dengan kapasitas 1 TB. Kenapa beli yang Western Digital dan kenapa 1 TB? Karena kebetulan barang yang ada yang itu :D dan kalau yang 1,5 TB atau 2 TB masih kemahalan. Nah, review sedikit yuk!

Untuk urusan konektivitas, hardisk ini menggunakan USB 2.0. Bodynya terbilang kokoh, cukup berat dengan balutan warna hitam mengkilap yang elegan. Hardisk ini didesain sebagai hardisk eksternal untuk desktop, harus menggunakan adaptor, jadi bukan seperti hardisk eksternal tipis yang dapat dengan mudah dibawa kemana-mana dan bisa jalan hanya dengan menyambungkannya ke komputer via USB.

Jadi kalau tujuan Anda adalah punya hardisk yang mudah dibawa-bawa, lupakan hardisk ini. Sebetulnya bisa sih dibawa-bawa, tapi bakalan repot karena cukup besar, berat dan harus bawa adaptornya. Ini penampakannya yang diambil dari website western digital:

western digital my book essential

Sedangkan ini penampakan setelah dipasang di meja komputer saya yang berantakan abisss :lol:

western digital my book essential 1 TB

Di depannya terdapat lampu yang menunjukkan sisa space hardisk tersebut. Lampunya terbagi 4. Kalau Anda lihat foto di atas (hardisk punya saya) lampunya menyala terang hanya yang paling bawah, karena space yang saya pakai masih belum 1/4 nya. Semakin penuh hardisk, lampunya akan tambah menyala ke atas.

Penggunaannya sangat mudah. Pertama kali menyambungkannya dengan komputer via USB, dia akan menanyakan apakah kita mau menginstal software bawaannya. Setelah itu hardisk langsung muncul di My Computer dan bisa langsung digunakan.

Untuk software bawaannya, saya sih instal saja, karena saya pikir mungkin software bawaannya berguna. Tapi pada kenyataannya software bawaan itu kurang berguna buat saya (dan mungkin buat Anda) yang membeli hardisk eksternal karena butuh extra space, karena hardisk internal sudah kepenuhan, dan bukan karena ingin mem-backup.

Software yang bernama WD SmartWare ini punya fungsi backup yang bisa mem-backup isi hardisk internal atau folder pilihan Anda ke hardisk eksternal dan men-synchronize-nya setiap ada perubahan. Ini yang tidak saya butuhkan karena saya hanya butuh ruang ekstra untuk hasil download saya :grin2: Tapi di software ini ada tool yang cukup berguna, yaitu untuk mengecek kesehatan hardisk, mendeteksi error, dan mem-password hardisk Anda.

Kapasitasnya yang 1 TB bukan berati Anda mendapatkan 1000 GB. Space sesungguhnya yang Anda dapatkan adalah 930 GB. Lho, kemana yang 70 GB nya? Ini adalah hal yang wajar, dimana setiap kali membeli storage, entah itu hardisk internal, eksternal, flashdisk sekalipun, kita pasti mendapatkan kapasitas di bawah kapasitas yang tertera. Ini pastinya karena ada perbedaan perhitungan antara bit dan byte. Jangan tanya bagaimana cara menghitungnya ya.. saya juga pusing :laughloud:

Oh ya, satu yang ketinggalan, harganya! Waktu saya beli, harga hardisk ini adalah Rp 940 ribu. Thanks to bro bimaSakti85 di komen yang sudah ingetin :thumb3:

So, secara keseluruhan saya puas dengan Western Digital My Book Essential baru saya ini. Untuk sementara bisa memuaskan hasrat download yang sudah tidak bisa dipenuhi oleh hardisk internal lama saya :mrgreen:

Gempa Bikin Panik


Kemarin, lagi-lagi terjadi gempa dengan kekuatan 6,3 SR di Tasikmalaya. Goyangannya sampai juga ke Bandung dan cukup keras. Nah, pas kejadian, saya bersama istri, anak dan mertua sedang berada di sebuah toserba. Saya terpisah dengan keluarga karena saya melihat barang-barang lain yang lebih menarik :D

Rupanya, saat gempa terjadi, saya sama sekali tidak merasakan apa-apa. Ada seorang pria sedang jongkok di samping saya melihat barang di etalase, tiba-tiba dia bergumam tidak jelas, pasang muka sangat serius, dan langsung berlari. Saya pikir, apa dia kelupaan dengan anaknya, ya? :laughloud:

Tapi kemudian saya lihat juga semua pengunjung toko yang lain berlarian ke arah pintu keluar. Saya jadi kaget dan bingung sendiri, ada apa ini? Apa ada kebakaran? Karena ikut panik, saya langsung cari anak dan istri. Gawat! Saya tidak tahu di mana mereka! :|

Untunglah selang beberapa detik mereka muncul di hadapan saya sambil berjalan terburu-buru. Rupanya mereka tadi sedang berada di lantai atas. Saya tanya apa yang terjadi pada istri saya. Dia mengatakan bahwa ada gempa sambil terus cepat-cepat menuju pintu keluar. Barang belanjaan kami tinggal saja.

Di luar gedung sudah banyak orang. Setelah menunggu sebentar dan tidak terjadi apa-apa, kami masuk kembali untuk membayar barang belanjaan lalu langsung pulang.

Gempa kali ini memang tidak sebesar gempa bumi yang membuat tembok di kantor saya retak-retak, tapi tetap bikin panik. Kalau terjadi gempa memang sebaiknya kita langsung keluar dari bangunan. Tapi yang aneh kali ini, saya sungguh-sungguh sama sekali tidak merasakan gempa itu! :noidea:

Aktifasi Multisite Dengan WordPress 3.0


Akhirnya WordPress 3.0 dirilis juga :thumb3: Salah satu fitur yang paling ditunggu adalah fitur multisite-nya. Dengan multisite ini, Anda bisa memiliki banyak blog hanya dengan 1 buah instalasi WordPress.

Kemarin saya coba-coba fitur ini, dan ternyata cukup ribet juga lho mengaktifkan fitur multisite ini. Ada 2 pilihan untuk membuat multisite ini:

  1. Menggunakan subdomain. Nantinya blog-blog Anda akan beralamat di namablog.namadomain.com.
  2. Menggunakan sub-directory. Nantinya blog-blog Anda akan beralamat di namadomain.com/namablog.

Nah, berikut langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur multisite dan membuat banyak blog menggunakan WordPress 3.0 dan subdomain.

1. Buat Wildcard DNS di Hosting

Masuk ke Subdomain di hosting Anda. Lihat gambar berikut:
wildcard dns

Di bagian Subdomain, isi dengan *, kemudian di sebelah kanannya pilih domain yang akan Anda install multisite. Lalu di Document Root isi dengan /public_html/ saja apabila domain Anda berada di root, atau isi dengan /public_html/namafolder bila domain Anda tidak terletak di root (ini terjadi bila Anda menambahkan domain dengan Addon Domain).

2. Install WordPress 3.0

Saya rasa ini tidak perlu dijabarkan lebih lanjut lagi ya :D Sama koq seperti instalasi WordPress biasa.

3. Ubah Setting WordPress address dan Site address

Masuk ke Settings – General, lalu hilangkan www di bagian WordPress address dan Site address sehingga menjadi http://namadomain.com.
Continue Reading…